Selasa, 24 Februari 2015

CPNS 2014 AKUNTABEL DAN TRANSPARAN?



Angkat topi untuk seleksi CPNS tahun anggaran 2014, semua pihak yang turut berupaya menyukseskan rekrutmen CPNS 2014 yang Akuntabel dan Transparan.

Rekrutmen CPNS 2014 ini menjadi pengalaman pertama saya mengikuti kegiatan seleksi perCPNSan. Masih ada keraguan di batin saya saat september 2014 lalu akan mendaftar dan memilih instansi apa yang akan saya daftar nantinya.Setelah melalui banyak pertimbangan akhirnya saat itu saya menetapkan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) sebagai pilihan karena pada rekrutmen CPNS 2014 kali ini, para peserta hanya diperbolehkan untuk memilih satu instansi saja.




Proses seleksi CPNS BNP2TKI 2014 dilalui dengan 2 tahapan yaitu, Tes Kemampuan Dasar (TKD) yang terdiri atas Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), kemudian hasil dari TKD akan di urutkan dari yang terbesar sampai yang terkecil dan dipilihlah mereka-mereka yang berhak mengikuti Tes Kemampuan Bidang (TKB) berdasarkan perbandingan 1:3 jumlah formasi. Pada tahapan ini, Tes Potensi Akademik diselenggarakan di auditorium BNP2TKI dan dikelola oleh Bappenas serta TOEFL test yang bertempat di Universitas Indonesia.

Singkat cerita, sejak bergulirnya genderang perang rekrutmen CPNS BNP2TKI 2014 pada september lalu hingga pengumuman akhir yang diumumkan pada 15 Januari 2015 nasib baik berpihak kepada saya, Alhamdulillah saya lolos seleksi CPNS dilingkungan BNP2TKI tahun anggaran 2014 dengan bersih. Doakan semoga saya dapat menjadi pegawai yang amanah, professional dan bermartabat sesuai dengan niat awal saya ketika memutuskan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara, AMIN
Perjuangan baru saja dimulai, Bismillah...





Berikut Tips abang agar Lulus Tes CPNS!




1. Berdoa memohon yang terbaik kepada Allah SWT sang Pencipta dan tak lupa minta restu kepada kedua orang tua.
2. Pelajari kembali Pancasila, UUD 1945.
3. Persiapkan kesehatan mental dan fisik, kurangi bergadang ketika akan ujian.
4. Pada saat Ujian harus datang minimal 30 menit sebelum ujian dimulai agar bisa tenang.
5. Posisikan tempat duduk senyaman mungkin.
6. Jangan coba-coba untuk berbuat curang dengan mencontek atau membuka buku karena bila ketahuan akan langsung didiskualifikasi dan lagi Negara tidak butuh bibit koruptor!
7. Kerjakan soal secara urut dan jangan dilompat-lompat karena bila waktu habis tidak ada kesempatan untuk mengisi soal yang belum dijawab.
8. Usahakan mengerjakan soal tidak lebih dari 30 detik biar punya waktu lebih untuk mengoreksi kembali jawaban yang salah.
9. Selalu usahakan menjawab soal walaupun sesusah apapun soal yang disuguhkan karena tidak ada nilai minus jika jawabannya salah.
10. Bila telah selesai mengerjakan semua soal jangan terburu-buru mengklik selesai, coba cek kembali soal-soal yang belum dijawab ataupun yang sulit untuk dikerjakan.
11. Usai mengerjakan tetap tenang dan santai sampai panitia membolehkan keluar dari ruangan.
12. Awali dengan berdoa dan diakhiri dengan berdoa pula supaya Allah memberikan yang terbaik dengan jalan-Nya yang tidak diduga-duga.
13. Yakinlah akan lulus, karena orang yang yakin lebih dekat dengan keyakinannya.
14. TKB dipersiapkan pula seperti nomor 1-13 dengan memperhatikan jenis TKB yang akan digunakan instansi yang didaftar


Hormat saya untuk semua pihak yang turut berupaya menyukseskan rekrutmen CPNS 2014 yang Akuntabel dan Transparan.



Senin, 16 Desember 2013

Senin, 21 Oktober 2013

Ada Apa Denganmu?


repost!


Bila karena merusa kesehatan, rokok kalian benci.
Mengapa kalian diamkan korupsi yang merusak nurani?

Bila karena memabokkan, alkohol kalian perangi.
Mengapa kalian biarkan korupsi yang kadar memabokkannya jauh lebih tinggi?

Bila karena najis, babi kalian musuhi.
Mengapa kalian abaikan kourpsi yang lebih menjijikkan ketimbang kotoran seirbu babi.

(Gus Mus, "ada apa dengan kalian")




Karena Pers Itu ANJING . . . . . . .

Beberapa waktu yang lalu ketika sedang ngobrol ringan dengan seorang teman sembari menonton televisi yang kala itu sedang menyiarkan program acara berita kriminal, teman gue sempat berujar “apaan sih berita di tv ini, cuma keburukan aja kayanya yg ditampilin” .  Pernyataan teman gue pun gue tanggapi secara sederhana dengan “yah program acaranya aja emang ngebahas hal begituan, terus ngapa masih lu tonton?” seketika dia pun mengubah-ubah channel televise, berharap terdapat program acara yg disukainya.

Ngapa sih pers suka ngeberitaian sesuatu yang salah daripada yang benar?
Yang bobrok daripada keteraturan?
Pelanggaran daripada ketaatan? 
Kegagalan daripada kesuksesan?
Dan kejahatan daripada kebaikan?

Pada tulisan sederhana kali ini gue mau coba sharring apa yang gue tau. Jawaban dari segelintir pertanyaan diatas menurut gue sih simple, oleh karena salah satu fungsinya pers situ sendiri adalah control sosial. Ya, control sosial, pers sering berperan sebagai anjing penjaga (watch dog). Pers melakukan kritik dan koreksi terhadap segala sesuatu yang menurutnya tidak beres dalam segala bidang persoalan. Pandangan seperti yang diutarakan dalam segelintir pertanyaan diatas Cuma ngelihat peran & funsi pers dengan tidak komprehensif, Cuma sebatas parsial dan too old school  dengan ngasumsiin kalo khalayak pembaca itu Cuma kumpulan orang bodoh yang mau begitu aja disuapi informasi pers seburuk apa pun. Mayoritas  khalayak pembaca gue rasa kumpulan orang yg kritis, ya walaupun gak seluruhnya demikian. Oleh sebab itu, mereka juga nyeleksi informasi-informasi yg sampai kepadanya melalui pers dengan berbagai kriterianya masing-masing. Simpelnya begini, informasi yg tidak mencerdaskan dan memperluas pengetahuan cenderung ditinggalin atau hanya dibaca oleh kelompok masyarakat yg kurang dalam pendidikan dan pengetahuan. Nah kalo udah tau kau gak suka tapi masih kau tonton atau baca gimana? Kusebut kau bodoh pun itu kenyataan :v






Lembaga pers sering dianggap sebagai pilar keempat demokrasi. Kebebasan pers menurut gue jadi syarat mutlak agar pers secara optimal mungkin bisa melakukan peranannya. Coba bayangin gimana pers dapat dijalanin kalo enggak ada jaminan terhadap kebebasan pers? Ya, beresiko memang, bisa – bisa malah menjadi terlalu bebas, seorang novelis terkenal asal Prancis, Albert Camus, pernah mengatakan bahwa pers bebas bisa baik dan bisa pula buruk, namun tanpa pers bebas yang ada hanya celaka.

Akhir kata terima kasih buat yang sudah mau baca, saya pamit diri, terlalu banyak bicara akan banyak pula kesalahan yang dibuat, dosa pun menumpuk.

@ndruuHC
21 Oktober 2013, 22:40 WIB






Minggu, 18 November 2012

Sepultura, Psms, David Kennedy AVA in Djarum Rock Fest 2012 (Cerita Belakang Layar)

Perjalanan ini dimulai ketika diri ini dilanda keraguan untuk bertolak ke Jakarta me'restart' beban otak karena urusan di kampus yang datang silih berganti. Hari itu kamis tanggal 9 november 2012, sepulangnya gue dari rumah kos teman kampus dibilangan Rajabasa, tidak jauh dari kampus Universitas Lampung tiba-tiba henpon gue berdering dengan nada khas seriosa ala Andrea Bocelli yang terdengar lantang terdengar, sontak gue kaget melihat nomor yang tertera di layar henpon dengan panggilan dengan nomor awal +62251. Dalam hati gue bergumam "bah! nomor mana ini? kode area mana? apa gue menang kuis djarum rock fest kemarin ya?" gue yang ketika itu sedang menunggangi Bruno (motorhead kesayangan gue) langsung segera menjawab telpon dari nomor yang nggak gue kenal itu dan benar saja, telpon tadi adalah pemberitahuan pemenang kuis dari pihak vendor djarum super yang menangani acara djarum rock fest 2012 yang akan digelar lusa.

"hahaha~ mayan mayan SEPULTURA eui! gaek! legends! oldskull!"
Sepanjang perjalanan gue pulang gue berusaha memutar kembali ingatan jangka panjang gue dengan Sepultura. pertanyaan kalasik macam kenapa gue suka sepultura gue tanyakan kembali ke diri gue sendiri.


Esok harinya, jumat malam gue pun berangkat bersama teman pankrox asal pringsewu yang biasa gue panggil pakde. Sebelumnya kami berdua memang merencanakan untuk pergi ke Jakarta untuk menghadiri event Pesta Media yang diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) di Galeri Nasional JKT di hari yang sama tetapi karena pemberitahuan sebagai pemenang free pass djarum rock fest ini, gue terpaksa mengurungkan niat gue untuk menghadiri acara Pesta Media dan bertolak ke Senayan untuk hura hura (sori ya pakde! hahaa~).

Sabtu sore itu gue datang dengan gembira, bermodalkan 3500 gue bisa mencapai venue Djarum Rock Fest yang dihelat di Lapangan D Senayan itu. Sepanjang perjalanan dari pintu masuk senayan ke venue acara (mayan jauh mayan) gue menemui banyak pasukan - pasukan kiamat yang memakai baju hitam *halah (baca: Troops Of Doom, salah satu lagu gaek Sepultura di awal kemunculannya) dan satu hal absurd gue temui saat itu bersama seorang bapak - bapak yang kalo dilihat dari tampilannya macam anak buah Hercules Rosario yang lagi ngejaga parkiran konser!

                        Bapak yang gue kira anak buah Herculez: Dek udah punya tiket?
                        gue: udah pak
                        Bapak yang gue kira anak buah Herculez: ini ada tiket nih, korting deh
                        gue: enggak pak, udah punya
                        Bapak yang gue kira anak buah Herculez: kalo ada kasih saya ya dek, saya mau nonton juga
                        gue: *bergumam dalam hati* "loh? lau ini calo tiket kok minta tiket! fak!"

gue pun ngeloyor bergegas mencapai gate venue yang nggak jauh didepan mata gue, disitu gue sudah berjanji temu muka dengan sosok bernama Rian yang telpon gue sebelumnya. Gue pun dikasih dua buah free pass yang bebas gue gunakan (mau dikasih teman bisa, buat nonton PSMS besoknya juga boleh) ohya, FYI PSMS itu projekannya Mike Portnoy 'Ex-Dream Theatre' bersama kance lamanya Derek Sherenian di band yang sama serta Billy Sheehan dari MR.Big. Ya, meskpun secara pribadi gue tidak menyukai aliran njelimet macam itu dan alhasil esoknya sebuah opera proggresive dari PSMS dengan terpaksa gue tonton.

balik lagi ke #Day1, gue yang saat itu datang sendirian dan kayanya memang ke'pagi'an buat dateng terpaksa jalan jalan kecil mengitari arena venue yang memang cukup asing dan luas bagi gue. Tidak berada jauh dari pintu masuk, di bagian kanan kita bisa liat berbagai macam booth-booth yang menjual merchandise band, alat musik sampai beer. Sementara dibagian kiri terdapat sebuah banner acara yang digunakan oleh sebagian besar orang untuk mengabadikan gambar sebagai tanda 'Trisno Was Here, blablabla was.... bukan nama sebenarnya'.  Kemudian Whatever Stage sebagai welcoming stage berada ditengah ujung jalan dari keduanya.

Masuk lebih kedalam ternyata dua stage nan megah sudah berdiri menantang penonton yang masuk, hilir mudik SPG menyegarkan suasana sore itu. *phuh kece kece sumpah, ini baru spg! :p

Sekian banyak band yang menjadi headliner di ketiga panggung, tidak ada nama besar yang gue ketahui yang mungkin juga dapat berfungsi sebagi 'penarik massa' untuk hadir bagi penonton lain. Mungkin hanya RI 1 (Roy, Ivan Boomerang bersatu), Trashline serta 7 Kurcaci yang gue lihat sebagai nama besar wakil dari scene independent atau mayor. Yang lainnya? entahlah, memang gue yang kurang memperhatikan lagi band ke'kini'an atau
*BERSAMBUNG


@ndruuHC
Senin, 19 November 2012