Tampilkan postingan dengan label MUSIC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUSIC. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Juli 2011

Lirik dan Video: ROCKET ROCKERS - HIDUP KITA ADALAH FILM TERBAIK



Aku, kamu dan mereka adalah peran utama, bukan sekedar figuran, sandiwara ini nyata, hingga pada saatnya mati

Adegan demi adegan, setiap detik ‘kan terekam, takkan dapat tuk di rewind, mari trus kita jalankan, hingga pada saatnya mati


Berlari terjatuh, berjalan, merangkak, bahagia, terluka, menangis dan tertawa, menjadi bagian yang terindah
Saat nafas pertama, hidup kita dimulai, kamera tlah berputar tuk mengambil gambar
Maka berbahagialah, karena kita semua, menjadi yang terpilih dan mendapatkan peran nikmatnya


Planet bumi adalah, panggung kita ter megah, maka lakukan pertunjukan yang terbaik

Senin, 25 April 2011

PROFIL, SHARE, CERITA TENTANG PURGATORY: METAL! BERTOPENG! RELIGIUS!

Cuma mau share band Metal Cerdas yang menurut gue sangat sangat super.
PURGATORY:  <<< CLICK HERE
BERTOPENG! METAL! RELIGIUS!


 

Dibalik kekerasan  musiknya dan keangkeran yang terlihat dari topeng yg dipake ternyata lirik lirik lagu dari band ini religius. Saya pun pernah  melihat dahsyatnya perform mereka secara langsung di Acara amal yang diselenggarakan oleh sebuah EO asal kota Serang “DEEATH INDIE MANAGEMENT tanggal 30 Mei 2010 yang bertempat Di GOR CICERI Serang. Secara pribadi pun saya mengakui mereka sangat ramah dan  terkesan down to earth, bayangkan saja saat itu saya dipersilahkan  masuk secara gratis oleh bang Madmor (sayangnya sebelumnya udah terlanjur beli tiket duluan zzz) dan diperkenalkan satu per satu ke personel  Purgatory yg saat itu semuanya gak pake topeng! Ya, waktu itu gue sama bang madmor saling bicara dan sharing soal band dia. Dan yg bikijn gua bangga dan salut sama respectnya mereka ke gua, ditengah tengah acara dia bilang “terima kasih buat kawan kita yg udah jauh-jauh dateng dari Lampung” dan saat itu dia juga nyeritain apa yg gue ceritain ke dia mulai dari Cuma bawa persediaan seadanya, uang pas-pasan, tidur di merak dll. Yaa berasa tamu terhormat jadinya hehe :)


Para pendengar lagu dan syair PURGATORY dikalangan Underground (metal) adalah mereka yang mengenal PURGATORY dari suguhan komposisi lagu dan tampilan visual yang dikemas sedemikian rupa atau dari penyampaian yang terungkap pada sya’ir-sya’ir lagu atau salah satu dari keduanya atau bahkan keduanya, mereka dinamakan sebagai MOGERZ (dulu MOGERS) hal ini dibuktikan dengan dibuatnya sebuah grup dalam facebook yang berjudul PURGATORY’S OFFICIAL GROUP OF MOGERZ. PURGATORY juga membatasi tampil manggung di tengah komunitas Underground karena dampak dari tidak spesifiknya genre kemasan musik/tampilan, terlebih lagi dengan adanya batasan-batasan konsep beragama. Dengan batasan-batasan prinsipnya ini, PURGATORY tidak mungkin tampil ditempat-tempat tertentu. Namun hal tersebut sekarang dapat dijawab, dengan banyaknya penampilan PURGATORY dari berbagai acara. Hal ini dikarenakan ada persepsi dan cara pandang yang sama antara PURGATORY dengan beberapa band metal lainnya, seperti Tengkorak, Kodusa, Aftermath, End of Journey, dan lain-lain dengan membuah sebuah komunitas baru, bernama SATU JARI”.


Hah capek cerita gak jelas, mendingan simak profil band dahsyat satu ini:

Purgatory adalah sebuah grup musik Death Metal asal Jakarta, grup musik ini dibentuk pada tahun 1998 oleh Lutfi sang gitaris bersama dengan adik kandungnya yaitu Al yang memainkan drum. Lirik yang dibawakan oleh Purgatory adalah berkisar tentang ajaran agama Islam, perang Uhud, siksa kubur, kematian, keputusasaan, kritik sosial yang bernuansa gelap, politik dan lain-lain.





Pada awal terbentuknya band ini ditahun 1991 mereka hanya sekedar iseng, dengan beranggotakan 4 orang yaitu Hendrie (bass,Vocal), Lutfi (Gitar),Al(Drums), Arief (gitar), dgn warna musik crossover kemudian band ini semakin serius kiprah nay di metal scene jakarta, dan dengan proses pergantian personil, sampailah mereka membuat mini album pertama berjudul "Abyss Call"
Awal terbentuknya mereka sering membawakan lagu Obituary dan Sepultura . Baru sekitar tahun 2004 mereka memutuskan untuk menggunakan topeng dan penambahan personil seorang DJ, seperti halnya band asal Iowa, Amerika yaitu Slipknot.

Nama Purgatory diambil dari salah satu film horor yang berjudul A Nightmare on Elm Street dengan ikon horror nya yaitu Freddy Krueger.
Purgatory sendiri di kamus berarti 'tempat penyucian dosa'. Yang bagi pengertian Islam berarti, neraka 'WAIL', yaitu neraka tempat orang2 berdosa (sebelum mereka boleh masuk surga) tapi masih ada iman kepada ALLAH SWT di hati nya. Ini di pelajari dari surat AlMa'uun, ayat "Fa wailul lil musholliin...."
Band ini, telah mengganti logo lamanya menjadi logo ambigram, yaitu suatu seni kaligrafi teks/huruf dimana gambar yang dihasilkan bukan hanya bisa dibaca dari satu arah, tetapi dari arah sebalikanya. Ambigram Purgatory ini dibuat oleh Thovfa Cb dari studio EndOneStuff.
Dalam album Ambang Kepunahan 1999, cover album didesign pula oleh Thovfa, cover album tersebut merupakan karya pertamanya dalam mendesign cover album, draft cover tersebut sudah ada sejak tahun 1996, dan baru disempurnakan setelah mendapat kabar bahwa Purgatory terpilih untuk merilis full album pertama oleh Rotorcorp. Sejak itu seluruh design cover album, art, logo, merchandise, body paint seluruhnya di percayakan kepada Thovfa Cb.



Buat lebih jelasnya, coba buka video ini, disini anak anak purgatory ngejelasin tetntang PURGATORY dan VISI MISI nyaaa, check it out!

========================================



Diskografi
Album
  • 1994 – Abyss Call, terdapat 6 lagu – demo album – independen oleh PURGATORY
  • 1998 – Metalik Klinik I, terdapat 1 lagu yang diambil dari album Abyss Call, yakni lagu “Sakaratul Maut” – album kompilasi – Rotorcorp Rec.
  • 1999 – Ambang Kepunahan, terdapat 14 lagu – full album pertama – Rotorcorp Rec.
  • 2003 – 7:172, full album kedua yang terdapat 10 lagu dan ketika di remastering version lagi ditambahkan lagu “Hipocrate dan M.O.G.S.A.W (versi akustik)” – Sony Musica Indonesia
  • 2004 – Metaloblast, terdapat 1 lagu yang diambil dari album “7:172”, yakni lagu “Dragdown” – album kompilasi – Morbid Noise Rec./Reswara Rec.
  • 2005 – OST Gerbang 13, lagu khusus yang dibuatkan adalah “Inside You” – Original Sound Track – dE Record
  • 2005 – Revolution of Sounds, terdapat 1 lagu yang diambil dari OST Gerbang 13, yakni lagu “Inside You” – album kompilasi – SONY/BMG Indonesia
  • 2005 – Planet Rock, terdapat 1 lagu yang diambil dari album “7:172”, yakni “M.O.G.S.A.W.” – album kompilasi – SONY/BMG Indonesia
  • 2006 – Beauty Lies Beneath – full album ketiga – independen oleh PURGATORY
  • 2006 – The Art of Metal, terdapat 1 lagu yang diambil dari album “Beauty Lies Beneath”, yakni “Downfall : The Battle of Uhud” – album kompilasi – Alfa Rec.
  •  
    Lagu-lagu
    Album “Ambang Kepunahan”
    • Ketika Jantung Tak Berdegup
    • Ambang Kepunahan
    • Rebel
    • Asa
    • Glorify Master Throne
    • Triple Sicks
    • Kematianku yang Agung (Bab 2)
    • Center of Terror
    • Degradasi Dunia
    • Kegelapan
    • Martir Perang
    • Inferno
    • Muak
    • Reformasi (gagal) Total…131198
    • Paranoia
    • Hipocrishit
    • M.O.G.S.A.W.
    • Sanctimonious
    • Dragdown
    • Pathetic
    • Oblivious Insanity
    • Impious
    • Ground Zero
    • Pathetic (accoustic) – [bonus track]
    • M.O.G.S.A.W. (accoustic version) – [bonus track]

    Album “Beauty Lies Beneath”
    DOWNLOAD PURGATORY ALBUM: "BEAUTY LIES BENEATH"
    • Angerball
    • Lord of War (Ahli Naar)
    • Hellacious Infidel
    • Downfall : The Battle of Uhud
    • Jonah
    • 55:13
    • Error
    • Fraud
    • and All Fate is to Die
    • A Repentance
    • Flatlined
    • Inside You – [bonus track] 
    • Hypocrite (accoustic version) – [bonus track]


    YOU MUST KNOW!

      • Pertama kali dibentuk PURGATORY bergenre “death metal”, kemudian berubah menjadi “nu metal”
      • Topeng dan body painting dikerjakan sendiri sesuai dengan kreasi masing-masing dengan dibantu oleh tim ENDONE dan teman-teman lainnya.
      • Semua lirik ditulis oleh SANDMAN dan di aransemen ulang oleh PURGATORY. Inspirasinya dari kehidupan sehari-hari, pengalaman pribadi, sosial, makhluk di sekitar, semua yang dilihat, dengar, rasa dan terutama Pencipta Alam Semesta.
      • Dalam lagu “55:13”, inspirasinya dikutip dari Al-Qur’an dalam Surah Ar-Rahman ayat 13, yang artinya “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Then which favours of God will you deny?)
      • Dalam lagu “Downfall : The Battle of Uhud”, inspirasi didapat dari cerita dalam Perang Uhud yang terjadi pada zaman kekhalifahan Rasulullah SAW.
      • Lagu “Inside You” yang menjadi OST Gerbang 13 pada tahun 2005, di tambahkan sebagai bonus track dalam remastering version album 7:172 serta menambahkan pula lagu “Hipocrite” yang diaransemen ulang dan merupakan versi akustiknya lagu “Hipocrishit” dalam album 7:172 versi terdahulu.
      • MOGERZ (dulu MOGERS) merupakan sebutan bagi pendengar dan penikmat lagu PURGATORY, diharapkan pula merupakan “pecinta” Rasulullah SAW.
      • M.O.G.S.A.W. merupakan singkatan dari Messenger of God Sallallahu ‘Alayhi Wassalam, yang maknanya adalah Penyampai Wahyu Allah dan lebih kita kenal dengan Muhammad, Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wassalam.
      • L.T.F. pernah menjadi peran pembantu dalam sebuah sinetron dan berperan menjadi anak metal.
      • L.T.F. dan Al pernah menjadi model videoclip Gigi dalam lagu Oo…oo…oo…, mereka berperan sebagai musisi yang sedang diaudisi oleh Gigi.  

      Ini lampiran beberap Video dan Lyrics dari Purgatory yg saya suka:

      PURGATORY - PATHETIC
      Wake up in the morning in the bathroom
      on the wet floor... piss on my face
      stink like a dog shit... knock with my forehead
      cause in my hand there’s a needle and I (still) can move it
      to the left and right or up and down...it's stupid fuck
      suckin' on motherfuckin' drugs
      Morphine, crack, canabis, dope spread and struggle inside me
      and they're really screwing me out constantly

      I never am sure with my self, I can’t get better
      sellin' my soul, I'd losing control, served the devil shit inside of me
      useless, life’s meaningless, forget the trust and the confidence
      in disgrace, soiled face, they talk to much shits and everything
      just a lies

      Here I am, my friend ... garbage can
      ready to wear, ready to use, ready to suck everydamnthing you own
      I'll bury your ass slowly, through all your misery
      somekind of destiny or starvations GLUTTONY
      lotta pain, lotta bullshit, lotta game and I'm not ashamed
      while you treated me like a lovely friend
      I'm the only pathetic parasite
      realized, I scrape your wound with fork

      It's me so pathetic ... the drugs makes me fanatic
      It's me parasite ... don't you ever exist before my sight
      ( para...site )

      I believe one day before I get bored to stay
      you'll see me in forgiveness...God...

      You can't count anyone except yourself
      the only thing to fear is just fear it self
      major pain in the ass, always makin' the mess
      Are you happy as human race ?




      Purgatory-Hipocrite (Accoustic)
      Munafik dusta ingkar arogan sombong angkuh takabur riya bakhil kikir iri dengki sirik curang hasad hasud fitnah khianat keparat !!!

      Bicara soal hati nurani rasanya ku tak pernah bohongi diri (Bohong)
      Bicara tentang kata hati rasanya aku ingin terus memaki (Memaki)
      Omong-omong soal kemunafikan
      kita semua punya kekurangan (Munafik)
      Omong-omong soal harga diri kita semua belum tentu memiliki

      Nafsu syahwat palsu bejad
      Sick fake freak hipokrishit

      Tuhan jangan biarkan aku jatuh jauh
      kelembah nista yang semakin dalam (Nista)
      Jangan biarkan aku terkurung dalam
      kehinaan dan kemunafikan (Hina)
      Aku hina dan kotor serta tak pantas masuk kedalam surga Mu (Surga)
      Ku juga lemah dan tak tahan akan panasnya api neraka Mu

      God Help Im’ drown
      God Forgive me, God Forgive me

      When the sun arise from west (arise from west)
      When the sin out of the demon ass (the demon ass)
      We will pay what we have done before (we’ve done before)
      Through the pain, or no limit pleasure (Hipocrishit)

      God help I’m sick
      God forgive I’m weak
      another Purgatory's Lyric





      Jumat, 08 April 2011

      50 drummer tebaik indonesia - The 50 greatest indonesian drummers

      The 50 greatest indonesian drummers

      Di manakah tempat seorang pemain drum berada? jika pertanyaan ini dilontarkan dalam periode 1960-an, sangat mudah untuk menjawabnya. Tempat seorang pemain drum adalah di baris belakang baik secara fungsional mau fisik. Akan tetapi kini pertanyaan tersebut sudah lama tidak relevan lagi. Setidaknya sejak awal periode 1970-an peran seorang pemain drum telah mengalami revolusi mencengangkan. Mereka tidak lagi sekadar berfungsi sebagai penjaga beat, tetapi sudah menjadi bagian yang setara atau bahkan dominan. Munculnya Sussy Nander dari kelompok Dara Puspita menyadarkan kepada kita bahwa memang telah terjadi pergeseran atas peran seorang pemain drum. Orisinalitas Murry dari Koes Plus dalam pola permainan serta produktivitasnya dalam mencipta lagu, bahkan menyanyikannya sendiri, satu hal lain.

      Keberhasilan Teddy Sujaya dalam mengorbitkan penyanyi solo Anggun C Sasmi, yang kini telah menjadi artis internasional juga sebuah kenyataan. Bimo Sulaksono, mantan pemain drum band punk Netral, adalah contoh lain lagi. Lihat pula fenomena seorang Fariz RM dari seorang pemain drum berubah menjadi mesin pencetak hits di musik Indonesia. Kesadaran, pemahaman dan melesatnya teknologi kini telah mendorong seorang pemain drum untuk berperan apa saja. Komposer, penata lagu, produser, penyanyi dan entah apa lagi. Sebagai penghargaan atas peran mereka, maka Rolling Stone edisi bulan November ini sengaja menampilkan 50 Best Indonesian Drummers. Nama-nama yang terpilih terdiri dari berbagai genre dan kurun waktu berbeda, dan dipastikan telah melewati seleksi ketat serta perdebatan panjang. Tentu semua bersandar pada kriteria yang telah kami siapkan yang di antaranya meliputi aspek skill, performance, dan signature. Masukan dari para pemain drum Indonesia dari ber-bagai lintasgenerasi kami percaya juga membantu dalam menyusun daftar 50 Greatest Indonesian Drummer di edisi ini. Sengaja kami tidak membuat peringkat. Inilah 50 pemain drum yang anggap terbaik mewakili berbagai kriteria yang mereka pilih dan di hadirkan menurut abjad.

      1. Abah(burgerkill)

       Andris "BURGERKILL"

      BURGERKILL 

      2. Aksan Syuman aka WONG AKSAN. (ex. DEWA 19, POTRET)



      3. Al (purgatory)







      4. Andri Rudal


      5. Andyan (deadsquad)
      (CLICK HERE FOR MORE INFO)

      Andya gorust with CHRIS ADLER (LAMB OF GOD DRUMMER)



      6. Ari Ayunir (potret)


      7. Arry Yanuar (Roxx)

      8. Bakar Buftaim (Rotor)

      9. Bembi (Sore)
      10. Beni (the Upstrairs)
      11. Benny Msutafa
      12. Bimbim (slank)
      13. Bimo
      14. Brian (sheila on 7)
      15. Bdhi Haryono
      16. Cendy Luntungan
      17. Chiling
      18. Demas Narawangsa
      19. Eno Netral
      20. Fajar Satritama
      21. Fariz RM
      22. Fuad Hasan
      23. Gilang Ramadhan
      24. Gerry herb
      25 Hendy (GIGI)
      26. Ikmal Tobing
      27. Inisisri
      28. Iyun (discus)
      29. Jelly Tobing
      30. Jerinx (SID)
      31. John David
      32. Karim Sweileh
      33. Keenan Nasution
      34. Magi (/rif)
      35. Murry (Koes Plus)
      36. Rayendra Sunito (Souleh & Soulehah)
      37. Rere (Grass Rock)
      38. Richard Mutter
      39. Ronald
      40. Sandy (PAS band)
      41. Sandy Winatra
      42. Susi Nander (Dara Puspita)
      43. Teddy Sudjaya
      44. Titi Sjuman
      45. Tyo Nugros
      46. Uche Hariono
      47. Yesaya Soemantri
      48. Yoyo Padi
      49. Yoyo Shaggydog
      50. Yaya Moektio


      UPDATE MENYUSUL

      Sabtu, 26 Februari 2011

      SERIINGAI DALAM LIRIK

       SERINGAI 

      ARIAN13 (voc)



      PURITAN
      "Orang kadang dihakimi oleh mereka yang merasa dirinyalah yang ‘tersuci’, di sini kami(SERINGAI) menyebutnya sebagai ‘puritan’. Atau mereka yang sangat tahu tentang agama justru berusaha menjatuhkan orang lain, beragama atau juga yang tidak beragama. Polisi moral? Seringkali dalam diskusi, mempertanyakan agama adalah hal yang tabu dan ‘kafir’ menjadi serangan personal dan menyudutkan mereka yang , ‘non-believer’. Dari awal, sebagian besar dari kita tidak pernah dapat memilih : Sejak kecil saya sudah ‘dipilihkan’. Setelah beranjak dewasa, kita bisa memilih ataupun tidak memilih. Ini adalah pilihan personal, dan tidak ada yang berhak menghakimi pilihan personal kita... Who are you to judge?"


      Sucikan aku, tak murni, tutup mataku. Biarkan doktrin ini lekat dalam hatiku. Eliminasi, streilisasi, murni jiwaku. Perisai penglihatan, pagari pikiran. Moral? PURITAN. ‘Jangan tanya tapi lakukan.’ Genosida generasi dalam samaran. Bidak permainan cuci otak. Purifikasi, hakimi, menutup jalan. Melihat diri dalam cermin retak. Norma? PURITAN. ‘Jangan tanya tapi lakukan.’ Nilai? PURITAN. Terbunuh, nati hilangkan gairah.

      ALKOHOL
      "Sebuah anthem bagi kalian yang masih saja ‘seperti anak kecil atau ‘tidak dewasa’. Stupid lyrics as well, for the sake of run. Adalah hakmu untuk tetap masa muda, berkelakuan muda dan ‘tidak dewasa’, selama kalian masih tetap ‘hidup’. Dalam kasus kami, salah satu yang sangat mendefinisikan kami adalah menikmati waktu tanpa harus menyusahkan orang lain. Negatif? We don’t think so. We are for real. ‘Alkohol’ adalah referensi kami yang paling universal dan ikon ketidak pedulian. Sekali lagi, ini hanyalah contoh, dan kami sungguh tidak perduli pada anggapan orang. Kami tidak menyusahkan kok. Hehehe. Stay Young..."

      Yeah! Usiaku tak bertambah muda. Tapi sikapku menolak tua. Ebergiku oktan tinggi. Membakar nafsu hidup, tetaplah muda. Alkohol. Yeah. Tetap anak enggan dewasa. Nafas ini, tak henti berjalan. Lagu ini untuk kalian : Generasi menolak tua. Alkohol. Yeah. Hey. Alkohol. Usiakutak bertambah muda. Tapi sikap ku menolak tua energi ku oktan tinggi. Membakar nafsu hidup tetaplah muda. Alkohol. Yeah! Nafas ini tak henti berjalan, yeah.

      Akselerasi Maksimum
      Dunia kan tetap berputar, hanya saja melewatimu. Mungkin kehilangan momen, mungkin juga tak jauh berbeda. Ketika keinginan untuk hidup dibungkam dan tercekal, gairah sengaja dimatikan, hidupmu berakhir. Yeah. Injak pedal dalam. Ini hidupmu. Yeah. Injak pedal dalam ini hidupmu. Tak mungkin menang besar kalau tak berani tarung besar, takut akan kehilangan banyak akan membuat dirimu lumpuh. Terbakar dingin dan memberku panas. Hidup hanya sekali dan lakukan yang terbaik dari mu. Akselerasikan dirimu. Pastikan kita menangkan, perang ini hanya sebuah tes semata. Ah yeah, Menarilah bersamaku malam ini juga. Lewati perang ini, kita akan menangkan. Yeah. Injak pedal dalam. Ini hidupku. Yeah. Injak pedal dalam. Ini hidupku.

      MEMBAKAR JAKARTA
      "Kalau anda berpikir lagu ini secara harafiah, anada salah. Ini tentang perasaan personal yang biasa terjadi terutama pada masyarakat urban. Apalagi sebuah kota besar ‘Jakarta’ disini hanya menjadi ikon, menjadi perumpamaan. Siapapun yang hidup dalam dunia urban dan rutinitas terlalu lama akan merasakan kebosanan [dan bisa jadi kemarahan], dan kadang pada titik puncaknya bisa ‘meledak’. Mungkin lagu ini bisa meredam ledakan tersebut, mugkin juga tidak, yang pasti let’s have fun and scream to this one together... "

      Rutinitas ini, kebosanan ini, begitu nyata. Tak ada rantai tak ada belenggu, tenggelam dan masih bernafas. Mendesain kehidupan, mendesain kematian, semua yang tercipta. Hanya lah ilusi, mengejar impian, hanyut dalam kemanjaan. Redefinisi perbudakan : rasakan tangan mencekik dirimu. Redefinisi kehidupan : rasakan udara kebebasan. Rutinitas ini akankah berhenti, selamatkan dirimu. Distraksi ini, kepuasan ini, kesemuan kini. Merekan keseharian, merekam keseluruhan, segala yang tertunda. Menjadikan bias, mendstorsi makna, tenggelam dalam. Redefinisi perbudakan : rasakan tangan mencekik dirimu. Redefinisi kehidupan : rasakan udara kebebasan. Mari sini, berdansa denganku: membakar Jakarta. Sekali ini, berdansa denganku: membakar Jakarta. Rutinitas ini, akankan berhenti, selamatkan dirimu. Distraksi ini, kepuasan ini, kesemuan kini. Mari sini, berdansa denganku: membakar Jakarta. Sekali ini, berdansa denganku..

      LENCANA
      "Yeah, this is an anti – cop song, ‘Melindungi dan Melayani’.. untuk siapa? Enough said. "

      Kekuatanmu di balik lencana, miliki senjata membuatmu lebih bergaya? Lelucon sedih ketika semua dibawah kendali, lecehkan mereka yang tak punya lencana. Melindung? Melayani? Saatnya ambil kendali. Kami takkan ikuti langkahmu, layani mereka yang salahgunakan kekuatan. Siapa yang mereka lindungi? Jelas bukan kita, rapatkan barisan. Melinungi? Melayani? Saatnya ambil kendali. Melindungi Siapa? Melayani Siapa?

      ===================================================================


      berhenti di 15.
      Didedikasikan bagi siapa saja yang konsisten merasakan sensasi hidup oktan tinggi ketika "berumur 15 tahun: energi ketika menikmati slamdance di konser musik rock & heavy metal, mengkoleksi segala hal yang berbau musik kesukaan, bangga menampakkan identitas, dan lainnya. Beberapa pihak kadang melihat konsistensi ini sebagai tanda tidak pernah dewasa, tidak sesuai umur. Dan tidak juga menjadi masalah. Di motor satu ini, umur hanyalah bagaikan angka-angka di speedometer. Injak pedal dalam! [ricky]  "

      “Apa kabar semua? sehat? Apakah baik-baik saja? Mari bergabung dengan rock oktan tinggi! Yang di belakang silahkan maju saja, masih ada ruang kosong kok disini. Sudah siap? Yuk, mulai!” Berdansa, dengan gaya liar. Headbang, ini menyenangkan. Menggila, seperti masih berumur limabelas. Teman-teman dan musik keras. Rasa ini adalah rumah, tak perlu diredam. Tetap seperti dulu, karena api tak pernah padam. “Bagaimana? Semua having fun? Anda yang didepan? Cukupkah senang? 1,2,3,4! Laki, perempuan, siapa saja boleh ikutan. OK? Yuk, hajar!” Persetan dengan fashion, tata rambut tidak penting. Apapun yang leluasa, cukup t-shirt, dengan jeans. Siapa peduli dibilang tak tahu malu? Toh tidak mengganggu. Kalau ini terlalu keras, mungkin saja, mungkin saja sikapmu tua. Berhenti di 15, kami senang sekali. Berhenti di 15, thrashin’ sampai mati. Berhenti di 15, fun ini tak berhenti. Berhenti di 15, bersiap, mulai lagi!   
        

      psikadelia disko doom.
      "Sebuah ode untuk klub-klub kecil, dan promotor kecil yang pernah rutin membuat event-event untuk musik cutting edge dan band-band underrated. Venue-venue ini menjadi ‘rumah’, dimana kami selalu nyaman untuk datang. Dari era klub kecil seperti BB’s, Parc, Rouge, di Jakarta hingga Classic Rock dan TRL di Bandung. Sayangnya, venue-venue ini biasanya tidak bertahan lama, dan tutup. Kami memiliki mimpi untuk memiliki venue yang mampu bertahan lama dan tetap menghasilkan. [arian13]  "

      Pesta ini belum lama mulai: dinding be-resonansi. Ada tawa dan ada bicara, menyenangkan selama terjadi. Nyanyikan isi hatimu, nyanyikan setulusnya. Nyanyikan semua pemikiranmu, sampai mereka, mendengarkan. Bila ini, rumahku, bagaimana aku meluangkan malamku. Bila ini, teman-temanku tunjukkan gairah, cinta hidup. Kan kumainkan lagu ini, dari awal sampai ke akhir. Tiap lirik kan berarti bagiku, sebagaimana berarti bagimu. Dansakan turuti hatimu, dansakan revolusimu. Dansakan kejujuranmu, dansa bersama beat enerjik. Bila ini, rumahku, bagaimana aku meluangkan malamku. Bila ini, teman-temanku tunjukkan gairah, cinta hidup. Bila ini, komunikasi. Semua ini. Senjata sonik lewat speaker, degup jantung yang mengencang. Geram suara yang audibel, lanjutkanlah pesta ini! Hey, hey. Dansakan revolusi. Tiada hari esok. Nyanyikan isi hati.    

      amplifier.
      "Dari dulu entah mengapa, bagi kami pengalaman nikmat tertinggi dalam menyaksikan sajian musik adalah ketika melihat sebuah band rock bermain diatas panggung dengan sikap seolah tak ada hari esok. Dan kini ketika kami memainkannya diatas panggung, adrenalin itu pun berlipat ganda dengan energi dari crowd yang terpancar balik. Bagi yang ingin mencoba, semua orang diundang. Termasuk kalian. [ricky]  "

      Sebuah show rock, selatan Jakarta. Gitar, drum, bass, dan mikrofon. Ledakkan suara puluhribu watt. Thrashing dan slamming, hey! Hidupku, musik, distorsi. Ambil mic dan mulai menyalak. Menghantam telinga, bass menggilas. Adrenalin meningkat, kau menggila. Sembah sang dewa drum, dia merentet! Yang tak kuat menyingkir. Amplifier memanas! Seperti senjata mesin, kami bidikkan gitar! Drum! Bass! Amplifier memanas!


        mengadili persepsi [bermain tuhan].
      “Wahai calon anakku yang masih berupa benih dalam kelaminku, semoga di masa kau lahir, kau tidak perlu lagi berurusan dengan polisi-polisi moral yang membawa diri atas nama Tuhan, bisa seenaknya menginjak-injak privasi dan kebebasan berekspresi kalian, hanya karena perbedaan persepsi. Semoga kaum puritan tersebut sudah punah disaat kau besar nanti. Amin.” [khemod]
      Lagu ini mungkin jadi soundtrack hidup kamu yang selalu mempertanyakan sesuatu. Mungkin contoh yang paling mudah, adalah perancangan RUU APP. Sesuatu yang dikira sebagai kebebasan individu sekarang hendak diatur oleh negara. Padahal kita semua tahu, ada lebih banyak hal penting lainnya yang harus diurus. Bukan kebebasan untuk melindungi tapi seharusnya melindungi kebebasan. [sammy]
      Dari yang mencoba membakukan persepsi, hingga mereka yang bermain Tuhan. Intervensi masalah pribadi, merasa lebih suci dan benar, dan membuat pembenaran untuk melakukan kekerasan [dari sweeping buku ‘kiri’ sampai penghancuran tempat hiburan]. Hipokrit sejati memupuk kebodohan. Kami sudah muak. Pernah berpikir untuk melawan? We should. [arian13]   

      Individu, individu merdeka. Selamat datang di era kemunduran, pikiran tertutup jadi andalan. Praduga tumbuh tenteram, menghakimi sepihak, sebar ketakutan. Membakukan persepsi, bukan jadi jawaban atau gagasan bijak. Selangkah maju ke depan, empat langkah ke belakang, kita takkan beranjak. Mereka bermain Tuhan. Merasa benar, menjajah nalar. Dan kalau kita membiarkan saja, anak kita berikutnya. Individu, individu merdeka. Selamat tinggal, era kemajuan, lupakan harapan dan kehidupan. Menjauh dari akar masalah, mendekatkan kepada kebodohan yang dipertahankan. Privasi. Seni. Siapa engkau yang menghakimi? Masih banyak masalah, dan lebih krusial, tidak bicara asal. Mereka bermain tuhan.Merasa benar, menjajah nalar. Dan kalau kita membiarkan saja, anak kita berikutnya. “Sudahkah merdeka? Sudahkah dirimu merdeka?” Individu, individu merdeka.



        menelan mentah, semua ini tak akan bertahan lama.
      "Trend = penyeragaman? Dunia akan jadi tempat yang membosankan kalau setiap orang menjadi serupa, sesuai dengan trend yang disuapi kepada kita. Apa yang salah dengan menjadi beda dan orisinil? [khemod] Trend itu sebenarnya fenomena biasa, dan wajar. Hanya saja ketika trend kemudian dijual secara masif kepada kita, dipaksakan secara tidak sadar dan menjadikan kita menjadi sesuatu yang sebenarnya tidak, atau mungkin lebih parah lagi, membodohi kita, artinya ada sesuatu yang salah. Mereka atau kita? Mereka terus menjual, dan kita sadar tidak sadar, terus membeli. [arian13]  "

      Aku dalam tensi tinggi sayang, dengan fashion mutakhir. Takkan mungkin ketinggalan sayang, dengan trend terakhir. Tak-kah muak dirimu dengan apa yang dijual kepadamu? Tak-kah lelah hanya ikut arus, kini semua sama. Aku bilang “bakar saja sayang”, kita tinggalkan. Lemparkan sedikit pasir sayang, mesin kita hancurkan. Hey kau. Mari, tendang dunia. Persetan dengan fashion mutakhir. Persetan dengan fashion mutakhir.


      skeptikal.
      "Mereka mengatakan generasi kami adalah generasi apatis. Ketika mereka selalu memberikan janji saja tanpa pernah ada realisasinya, tentu saja kami apatis. Ketika kami menjadi skeptis terhadap apapun rencana mereka, siapa yang dapat menyalahkan?" [arian13]  

      Aku lelah dengar ocehmu. Aku lelah telan janjimu. Aku akan hapuskan, senyum itu diwajahmu. Kini aku mengerti mengapa kami marah dengan dunia ini. Kini aku mengerti, tak mungkin terulang lagi. Kini sikapku skeptikal. Aku skeptis. Hitam membasahi duniamu. Diam kini bukan emas. Kami skeptis. Waktu tiba, pukul balik. Hidup di era absurd, replika neraka. Kita versus mereka, disilusi, janji hampa. Uang dan negara telah menjualmu, tak salah ketika kami ragu, kami sinis, pukul balik, pukul balik. Fakta yang terdistorsi, kebohongan terencana. Tak salah, ketika kami kemudian ragu, ketika kami kemudian sinis, dan akhirnya memukul balik.    


      serigala militia.
      "Ini untuk fans kami, para serigala. Kami bukan siapa-siapa tanpa mereka. Howl!" [sammy]   

      Teralienasi, terhakimi. Kalian bukan mereka, Era baru, milik kalian, hapus norma usang. Tampak beda, tak meyakinkan? Hanya sisi luar saja. Kau serigala, yang teredam, cukup sudah kau terinjak. Buka pikiranmu [luaskan sudut pandang]. Lelah dengan perlakuan dunia, saat unjuk taring. Mereka tak mengerti [serigala]. Kau tidak sendiri [militia]. Lewati jalan nya hari ini. Lewati jalan, tetap impresif. Ayo. Kita taklukan.   



      citra natural.
      "Cantik tidak berarti putih, rambut lurus panjang, dan seterusnya. Cantik adalah bagaimana kamu merepresentasikan dirimu, cantik dari dalam jauh lebih penting. Ya, lihat bagaimana para produk dan advertising bekerja keras membuat kita percaya kalau persepsi cantik dapat disamakan dan dikotakkan. Kami tidak setuju. [arian13] Kenapa kita tidak bisa nyaman dengan diri kita sendiri?" [khemod]

        Hey sayang, mengapa engkau cemas? Tak usah menjadi sesuatu yang bukan dirimu. Termakan, terbuai, dengan segala citra emas. Nilai diri, mengapa jadi ragu? Biarkanlah, tak perlu frustasi. Tercitra. Kau cantik, apa adanya. Terbuai? Cukup percaya diri. Tercitra. Kau cantik, apa adanya. Terlena? Indah, pancarkan isi. Hey sayang, semua citra di layar kaca. Tak berarti, dibanding tampil natural. Semua ini, terjual, pluralitas tak berharga. Bayang semu dan tidaklah kekal. Ah sudahlah, tak perlu depresi.   




      marijuanaut.
      "Sebuah perjalanan astral pikiran. Mind expanding experience." [khemod]  

      Halus, sang nebula sentuh diriku. Raih matahari, tinggalkan dunia. Berenang dalam lautan antar bintang. Ruang luas angkasa. Berjalan ke inti matahari. Semesta bersahabat kini. Sinsemilla, temani diriku. Bermandikan cahaya solaria. Kudekati bulan yang magis. Melampaui debu-debu kosmik. Meraih horizon galaksi. Tinggi disini, astral bebas. Marijuanaut. Pesawatku menyelam dan meregang. Yad Al-Jauza, dia memanggilku. Menuju cahaya, aku melengang. Semua kendali terpegang penuh. Marijuanaut.   



      lagu ini tidak sependek pikiranmu.
      "Solve this, smartass! "[sammy]  

      Arinat usisal. Ikitat imelum. Akenan umasuk. Akinat umesum. Iketun idalak. Akanan umesuh. Katana mahuku. Acedon ulahik. Bumila satari. Acikot alinil. Utalan aperih. Kikasu medupa. Bikasa bemipu. Cikota limilu. Ciketotana limahiluku!    kilometer terakhir. Beberapa rekan pernah menggambarkan musik Seringai sebagai musik ‘bikers rock’. Tidak bermaksud untuk membuat sebuah istilah atau genre baru, tapi sejujurnya istilah tersebut cukup sesuai dengan musik oktan tinggi kami. Dan lagu ini, adalah interpretasi kami, dari lirik maupun musik. [arian13]   Melompat ke sadel, dan kuhantam sang selah. Melawan arah, ku tantang maut, indah. Terasa lepas. Melesat di jalan, kilometer terakhir. Ya, ku hampir tiba, kilometer terakhir. Kubakar bensin, mesin ini meradang. Pacu motor, kutuju matahari. Tancap! Melesat di jalan, ya, ku hampir tiba. Angin menerpaku, serigala lepas. Roda berputar, kilometer terakhir. Hampir esok, seperti kemarin. Kilometer terakhir. 


      *from ARIAN13 note*