Rabu, 03 Oktober 2012

Lirik: Homicide - Tantang Tirani

Homicide: Aktif mengkritik sejak 1994 hingga 2007


Homicide? terdengar asing memang untuk ukuran pengetahuan musik teman teman dizaman sekarang. Kelompok Hip Hop Bandung ini memang sudah sejak tahun 2007 dibubarkan oleh om Heri Sutresna atau biasa kita kenal dengan UCOK Homicide.

Memahami pikiran Ucok sama halnya menyelami dalamnya samudera pasifik, tak berbatas!
Kemunculannya pada dekade 1994 memberikan kejutan bagi dunia musik di Indonesia, khususnya lagi musik hip-hop. Homicide dikenal karena lirik-liriknya yang tidak biasa dan kritik-kritiknya yang sangat tajam akan kondisi sosial maupun politik yang terjadi. Lirik Homicide begitu tajam dan sangat mengena kesetiap obyek yang dikritiknya, sesuatu yang sangat jarang ditemui dalam berbagai varian band musik yang ada di Indonesia. Apa yang dilakukan Homicide ini tentu bukan tanpa resiko, apalagi mengingat kondisi sosial yang kurang demokratis, tidak terbuka, serta tidak terbiasa dengan berbagai bentuk perdebatan dan argumentasi. Namun semua itu tidak membuat nyali Homicide ciut dan berhenti berkreasi saat itu.

Kayanya yang ngaku dirinya aktivis aktipis atau apalah tai kucing macam itu, baiknya dengar ini lagu homicide. Ya, saran sih untuk mengembangkan pola pikir saja biar itu pikiran jangang standar serdadu. coba berfikir jendral lah! <---- sok paham -.-
ohya, catatan buat yang baru akan menyelami homicide, siapkan mental dulu yaa, ini band luar biasa menurut gua, bagi mereka yang otaknya tumpul terpakai buat mikir politik praktis tak usah coba coba deh, salah interpretasi nanti!
hahaa~ smartass!



LIRIK BULAN INI
- KARENA SETIAP AKSARA MEMBUKA JENDELA DUNIA -
Apa yang kamu interpretasikan denga gambar ini?

Artist: Homicide
Tittle: Tantang Tirani
  • [Spoken]
    Ini adalah monumen tengat kesabaran dan angkara
    Satu barisan, ribuan mimpi
    Titik berangkat yang tak pernah dapat kami datangi kembali
    Terbuang serupa fotokopian pamflet aksi di setiap perempatan
    Harapan kami akan berakumulasi menyaingi nyalak senapan kalian!
    Kami merayap dalam lamat menyaingi hantu-hantu pesakitan
    Hingga waktu kalian mencapai tengat…

    Titipan angkara mereka yang tak bisa lagi bersuara
    Ini muara seluruh murka lawas yang kehilangan nyawa
    Dalam hitungan langkah kami akan isi angkasa
    Dengan ribuan pekik yang sama saat kalian terbakar bersama bara
    Terlalu kentara manuver mereka memplot penjara
    Hukum, moral, kebebasan, batas surga dan neraka
    Merancang kontrol bawah sadar serupa bius pariwara
    Menjagai setiap inci palang pintu modal dengan tentara
    Sebelum waktu yang banal jumud berkanal
    Semua momen heroik yang tak pernah tercatat dalam tanggal
    Biarkan mereka lafaz semua peringatan yang mereka hafal
    Setiap ayat pasal karet pertahanan para tiran berpangkal
    Kebebasan yang datang saat kau tak memiliki lagi harapan
    Saat opsi tersisa adalah berdiri menantang para tiran
    Saat momen terhidup dalam hidupmu adalah memasang badan di tengah medan
    Kawan, mana kepalan kalian?!

    [Chorus]
    Serupa biksu Burma di hadapan moncong senapan
    Serupa malam Januari yang menandai Chiapas
    Serupa seruan Chavez di depan muka Amerika
    Serupa tangan Intifadha yang melempar batu di Palestina
    Serupa siklus ronta kota pasca Genoa
    Serupa rudal Hizbullah di daerah pendudukan
    Serupa rahim setiap ibu yang melahirkan para kombatan yang menantang setiap tiran di titik nadir perhitungan

    Kami menolak menjadi bidak, sekedar sekrup dan tumbal
    Target pemasaran sampah industri kapitalis global
    Sekedar hidup lurus dalam dikte penguasa arus
    Sekedar kalian tahu kami akan bertahan sampai mampus
    Kalian awetkan hegemoni dengan balsam mumi anti-teror
    Kombinasi intel dan preman menebar horor
    Kalian kerangkeng kami dengan pembenaran semantik
    Kami rancang kalam puitik yang lebih bersenjata dari ribuan manifesto politik
    Kaya semakin kaya, miskin semakin papa
    Kalian dapat berlindung di balik ocehan nasib dan samsara
    Lakukan apapun termasuk menjadi tuhan
    Kami akan berdiri di sini, tak sendiri, hingga nafas penghabisan
    Kebebasan yang datang saat kau tak memiliki lagi harapan
    Saat opsi tersisa adalah berdiri menantang para tiran
    Saat momen terhidup dalam hidupmu adalah memasang badan di tengah medan
    Kawan, mana kepalan kalian?!

    [Chorus]
    Serupa kesabaran terakhir para buruh di palang pintu pabrik
    Serupa panen terakhir para petani penggarap
    Serupa tengat miskin kota di ujung penggusuran
    Serupa pilihan terakhir Pasifis di hadapan ancaman pasar
    Serupa harapan mereka yang tak bisa lagi berharap
    Serupa pilihan terakhir keluarga korban kekerasan negara
    Serupa rahim setiap ibu yang melahirkan para kombatan yang menantang setiap tiran di titik nadir perhitungan

    [Spoken II]
    Kami akan bangun kembali godam dari reruntuhan dan berangkal harapan
    Keyakinan yang menyaingi semua manual langitan
    Esok akan terlalu terlambat, hari ini atau tidak sama sekali!
    Meski kalian coba bunuh kami berkali, kami akan lahir berkali bergenerasi
    Harapan meski sebutir pasir di lautan yang menyapa setiap kawan
    Dan menagih setiap jemari yang pernah menjanjikan kepalan
    Untuk menggetarkan nyali para tiran!

    [Soundclip dari orasi di lapangan]
    Kawan-kawan, dengarkan kawan-kawan!
    Komando ada di tangan saya, jangan terpancing provokasi!
    Kawan-kawan, tunjukkan pada mereka kita tak akan bergeming hari ini, kawan-kawan!
    Komando ada di tangan saya. Satu langkah untuk pembebasan!
    Hitung mundur dari sekarang!!

Ada yang bilang Homicide itu Atheis,  Komunisme Bentuk Baru, Agnostik dan lain sebagainya COBA KALIAN DENGARKAN SAJA LAGU MEREKA UNTUK TAHU APA HOMICIDE ITU !

Homicide in actions !



Rabu, 03 Oktober 2012
23:08

Jumat, 07 September 2012

Lirik: Seringai - Lagu Ini Tidak Sependek Jalan Pikiranmu


LIRIK BULAN INI
- KARENA SETIAP AKSARA MEMBUKA JENDELA DUNIA -
Serigala Militia
Artist: Seringai
Tittle:  Lagu Ini Tidak Sependek Jalan Pikiranmu


Ya,, lagu ini memang berdurasi sangat singkat, hanya 10 detik & memang tidak sependek jalan pikiran orang - orang dikampus gua yg menyebut dirinya aktivis. hahaa smart ass~
Di edisi kedua, rubrik "Lirik Bulan Ini" gue sangat tertarik mengangkat sebuah lagu milik Seringai yang terdapat dalam album serigala militia, dengan durasinya yang relatif begitu singkat yaitu sekitar 10 detik sementara pada booklet yang terdapat dalam album yang gue beli beberapa tahun lalu, lirik yang tercantum begitu banyak.

Coba kalian simak baik - baik liriknya?

"Arinat usisal. Ikitat imelum. Akenan umasuk. Akinat umesum. Iketun idalak. Akanan umesuh. Katana mahuku. Acedon ulahik. Bumila satari. Acikot alinil. Utalan aperih. Kikasu medupa. Bikasa bemipu. Cikota limilu. Ciketotana limahiluku!"


 "Akinat Umesum... Umesum!" begitulah kalimat yang hanya akan kita dengar jika mendengarkan lagu ini.


Generasi Menolak Tua !


Apa sebenarnya makna implisit didalamnya? surat dari orang mars kah? atau ini adalah sebuah kode harta karun terbesar abad ini? *berlebih-lebihan* memang hahaa.
Rasa penasaran ini kemudian membawa saya mencari sumber terpercaya dari internet mengenai lagu ini. Dari temuan yang saya dapat dari tulisan Anzarra ternyata memang lagu ini diciptakan untuk dipecahkan artinya bagi pendengar. Dan dia lah yang berhasil memecahkan arti lagu ini selain teman teman dekat seringai tentunya.

Beginilah temuannya

Arinat Usisal = Anus Rasa Itil.
Ikitat Imelum = Itil Kamu Item.
Akenan Umasuk = Anus Kamu Enak.
Akinat Umesum = Anus Kamu Item.
Iketun Idalak = Itil Kuda Enak.
Akanan Umesuh = Anus Kamu Aneh.
Katana Mahuku = Kamu Anak Tahu.
Acedon Ulahik = Aduh Coli Enak.
Bumila Satari = Bisa Ular Mati.
Acikot Alinil = Akan Coli Itil.
Utalan Aperih = Ular Tapi Aneh.
Kikasu Medupa = Kamu Isep Kuda.
Bikasa Bimepu = Babi Isep Kamu.
Cikota Limilu = Coli Itil Kamu.


Komentarmu?
sudahkah berhasil dipecahkan? memang sengaja tidak diberikan rumusnya dari sumber. Dan saya sudah mengerti polanya.
cikota cikota ~
hahaa.

Jumat, 7 September 2012
02:59

Rabu, 22 Agustus 2012

Lirik: Efek Rumah Kaca - Hilang

Prolog:
Seringkali kita menyukai sebuah penyanyi/band karena lirik yang disampaikannya. Ya, luapan emosi, ekspresi kesedihan atau kegembiraan, aksi protes bahkan hinaan makian terproyeksi dalam sebuah lirik yang ingin disampaikan sang pencipta lagu.
Dari lirik kita merenung, meresapi bahkan belajar "Karena setiap aksara membuka jendela dunia" ya setidaknya itulah sebuah kutipan sederhana bermakna mendunia dari sebuah band pop minimalis Efek Rumah Kaca.
Kesukaan seseorang akan lagu tertentu juga terkadang merupakan sebuah ungkapan isi hatinya yang bisa tersampaikan oleh lagu. Sehingga seringkali kita melihat seseorang begitu larut secara emosional karena lagu tertentu.

Ya, mulai detik ini saya berencana mengutip lirik lirik menarik dari sebuah penyanyi/band setiap bulannya yang kiranya sesuai dengan apa yang sedang saya pikirkan dan tentunya, its not mainstream! ya entah sejak kapan saya begitu tidak suka bila terllalu banyak sorang yang menyukai apa yang saya suka, smartassyouallposer!!!

LIRIK BULAN INI
- KARENA SETIAP AKSARA MEMBUKA JENDELA DUNIA -

Efek Rumah Kaca

Artist: Efek Rumah Kaca
Tittle : Hilang

Rindu kami seteguh besi
Hari demi hari menanti
Tekad kami segunung tinggi
Takut siapa ? semua hadapi..

Yang hilang menjadi katalis.. Disetiap Kamis
Nyali berlapis..
Marah kami senyala api
Didepan istana berdiri..

Yang hilang menjadi katalis.. Disetiap Kamis
Nyali berlapis..
Yang ditinggal takkan pernah diam,
Mempertanyakan kapan pulang ?

Dedy Hamdun HILANG Mei 1997
Ismail HILANG Mei 1997
Hermawan Hendrawan HILANG Maret 1998
Hendra Hambali HILANG Mei 1998
M Yusuf HILANG Mei 1997
Nova Al Katiri HILANG Mei 1997
Petrus Bima Anugrah HILANG Maret 1998
Sony HILANG April 1997
Suyat HILANG Februari 1998
Ucok Munandar Siahaan HILANG Mei 1998
Yadin Muhidin HILANG Mei 1998
Yani Afni HILANG April 1997
Wiji Tukul HILANG Mei 1998

                                              Hilang – Efek Rumah Kaca (Amnesty International Compilation,2010)

Hilang Hilang Hilang Hilang Hilang ..............



Kamis 23 Agustus 2012
Dini Hari, 03:04 WIB



Jumat, 17 Agustus 2012

Pasta Gigi Melati (Segarkan Imajinasimu)



(Click This)
For Watching at Youtube's Channel



Tugas akhir mata kuliah periklanan ilmu komunikasi
Universitas Lampung 2012


Ringgung Production
Ringgung? Riza Agung :p 

Produser               : M. Umarudinsyah M.
Sutradara              : Rully Saktian Putra
Asisten Saturdara   : Anju Frans Laurent
Kameramen           : M. Khairil Anwar & Aryanti Widyaningrum
Penata Suara         : Dimas Adi Jayasakti & Andrew SB Gumay A.K.A @ndruuHC
Penata Artistik       : Reza Christian, Ricky Ferryan Panji, Budiman Wijaya

Talent: Dimas Adi Jayasakti

Dosen Pembimbing:   Ahmad Riza Faisal, S. Sos Imdll
                                 Agung Wibawa, S. Sos., M. Si


Pasta Gigi Melati (black & white)

 
For Watching at Youtube's Channel



Tugas akhir mata kuliah periklanan ilmu komunikasi
Universitas Lampung 2012

#Ide Cerita : Indra Julianta
#Sutradara : Indra Julianta
#Kameramen : Radhit Gugi
#DOP : Sofia
#Talent : Isa Dede, Andrew SB Gumay A.K.A @ndruuHC


Dosen Pembimbing:   Ahmad Riza Faisal, S. Sos Imdll
                                 Agung Wibawa, S. Sos., M. Si

Frau - Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa


(Click This)
For Watching at Youtube Channel.

# Tugas Produksi Siaran TV Ilmu Komunikasi Unila 2011

# Cast : M. Indra Bangsawan, Fellicia Cholifa
# Sutradara : Indra Julianta
# Camera : Radhit Gugi
# ADUNATUN Motion Picture

================================================================

Artist: Frau
Tittle: Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa
Album: Starlit Carousel



Lirik lagu : 

Direntang waktu yang berjejal dan memburai, kau berikan,
sepasang tanganmu terbuka dan membiru, enggan
Di gigir yang curam dan dunia yang tertinggal dan membeku
Sungguh, peta melesap dan udara yang terbakar jauh

Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
seperti takkan pernah pulang (yang menghilang)
Kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu menarilah di jauh permukaan Jalan pulang yang menghilang, tertulis dan menghilang, karena kita, sebab kita, telah bercinta di luar angkasa

SumberFrau.BandCamp.com






Senin, 13 Agustus 2012

Project Ugal - Ugalan Kaum Militan Hura - Hura

 Selamat datang di "MUSIK MINORITAS LAMPUNG BERSATU"

Ini bukan partai, ini bukan penggalangan massa, tapi sekedar urun-rembuk sesama penggemar musik yg kita cintai bersama apapun itu
(PUNK-HARDCORE-SKINHEAD-SKA-REGGAE-METALCORE-NUMETAL-GRIND CORE-DEATH METAL-BRUTAL DEATH-BLACK METAL-TRASH METAL-SPEED METAL-PROGRESSIVE-GOTHIC-DOOM METAL-MELODIC-ALTERNATIVE-GRUNGE)
Tapi kita juga cinta damai, tidak suka rusuh, cuma menikmati RUSUH KECIL yang memang bagian dari seni dan gejolak ketika berada di sutau gigs ataupun suatu showrock!

PERBEDAAN BUKAN MENJADI HALANGAN UNTUK MENUANGKAN IDE!
share, jualan, promo dan apapun bisa dilakukan disini yang berhubungan dengan musik khususnya kaum MINORITAS! masih dalam konteks damai.

So just have a great time here, bang your head, turn up the volume till everything breaks, and loose yourself!

TERIMA KASIH! saparatostos~




Prolog diatas merupakan seonggok keisengan, pemenuhan kepuasan pribadi atau apalah itu namanya yang dikemudian hari menjadi sebuah project ugal - ugalan yang diisi oleh para pekerja militan hura hura.
Ya, sebut saja itu Musik Lampung atau apa saja biasa kalian menyebutnya.

27 Oktober 2010 menjadi hari kelahiran grup hina ini (Red. Musik Lampung)
sebuah akun bertajuk Musik Minoritas Lampung Bersatu dibuat dalam format grup dijejaring sosial facebook. Grup yang awalnya bertujuan memenuhi kepuasan pribadi si yg empunya grup.
Ya, sebagai seseorang yang sangat ingin musik musik yang tidak ada ditelevisi juga dinikmati secara massif oleh banyak kalangan yang kemudian membuat empunya mencetuskan akun ini sebagai media informasi, sharing, promo dll.

Komandan Jendral: Andrew SB Gumay A.K.A @ndruuHC
Wakil Komandan Jendral: Khairil Anwar alias Pakde alias Irul

Keterangan Lebih lanjut bisa temui Grup nggak keruan ini di
Facebook: Musik Minoritas Lampung Bersatu
Twitter: @musikLAMPUNG
YM/Email: Infomusiklampung@yahoo.com








@musikLAMPUNG sebagai media partner dalam Fashion Distortion Tour Sumatera 2012 (Lampung) yang digagas oleh R- Pro Indonesia (Medan) & CROOZ Clothing.